Tampilkan postingan dengan label Mengenal Para Sesepuh Aliran Sukhavati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mengenal Para Sesepuh Aliran Sukhavati. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Juni 2013

Mengenal Sekilas Master Guang Qin



Mengenal Sekilas Master Guang Qin

Master Guang Qin (1892 – 1986), sebelum memasuki anggota Sangha, nama beliau adalah Huang Wenlai lahir pada tahun 1892 di Provinsi Fujian, China.  Keberhasilan beliau yang terbesar adalah setelah tahun 1948 menyebarkan Buddha Dharma di Taiwan. Beliau berbeda dengan anggota Sangha lainnya, Master Guang Qin tidak mengenal huruf,  namun beliau berusaha keras dalam melatih diri dan dengan tindakan nyata mengajari insan lain, dan yang terpenting adalah beliau diakui sebagai sosok satu-satunya yang telah memperoleh pencerahan di Taiwan, sehingga menjadi salah satu Bhiksu yang terkenal di Taiwan.

Selain itu legenda mengenai kemampuan gaib yang dimiliki Master Guang Qin sangatlah banyak, seperti yang dikisahkan dari tahun 1947 – 1964, beliau memasuki samadhi di hutan dan hanya mengkonsumsi buah-buahan. Karena itu dalam legenda Taiwan ada sebutan “Bhiksu Buah-buahan”. Dan lagi “Bhiksu Penakluk Harimau”, karena ketika Master sedang duduk bersamadhi melafal Amituofo di  dalam gua gunung, persediaan makanan nya habis, maka mengganti dengan mengkonsumsi buah-buahan, saat itu di hutan juga ada kera dan harimau, lama-kelamaan, mereka mulai patuh, sampai kisah mujizat ada harimau yang ber trisarana, dan kera yang memberi persembahan. Dalam tanya jawab dengan Master Guang Qin, ada sepenggal perbincangan yang menarik : “Guru, kabarnya anda memiliki kemampuan gaib, jika tidak ada, mengapa anda bisa mengetahui kejadian yang akan datang? Sesungguhnya anda memiliki kemampuan gaib atau tidak?”  Master Guang-Qin menjawab : “Kalau ada makan maka ada keluar” (maksudnya kalau ada mengkonsumsi makanan maka pengeluaran juga lancar)

Pada tanggal 13 Februari 1986 dalam usia 94 tahun Master Guang Qin wafat dan sebelumnya beliau tidak perlu menggunakan tongkat, juga tidak memerlukan pegangan orang lain, tubuh sehat dan gerakan juga masih lincah.


Menerima sila di usia paruh baya

Pada tahun 1927, Master Guang Qin yang berusia 35 tahun, menerima sila di provinsi Fujian China dan memiliki nama Guang Qin. Sumber lain menyebutkan beliau ditabhiskan pada usia 42 tahun. Namun yang pasti adalah setelah ditabhiskan beliau melatih diri dengan keras di Fujian, tujuh tahun menjalani kehidupan bersamadhi di dalam gua gunung di Fujian. Selama itu beliau menggunakan sutra Buddha untuk mengenal huruf, cara beliau melafal sutra, yang terpenting adalah dari melafal Namo Amituofo sebagai dasar untuk melatih diri. Maka itu setelah terkenal, beliau tidak pernah membabarkan satu sutra pun.


Menyebarkan Dharma di Taiwan

Pada tahun 1948 Master Guang Qin menuju ke Taiwan untuk menyebarkan ajaran Buddha. 


Tidak Berbaring

Master Guang Qin selain tidak beristirahat dengan sikap berbaring, juga melatih diri dengan keras, yang paling khusus adalah cara beliau memberikan ceramah, yang senantiasa menasehati insan lain untuk bervegetarian. Kalimat yang paling sering diucapkan beliau kala ada umat yang datang meminta bimbingan adalah “Melafal Amituofo!  Jangan makan daging!”. Karena itu tidak perlu susah payah membaca sutra, yang terpenting adalah melafal “Namo Amituofo” dan bervegetarian adalah metode yang praktis, sampai sekarang masih begitu berpengaruh pada masyarakat Taiwan.


Ajaran Sukhavati adalah Dhyana

Master Guang Qin tidak banyak berteori, beliau hanya berharap agar para umat dapat bervegetarian dan melafal Amituofo. Beliau juga telah sering mengumandangkan bahwa ajaran Sukhavati adalah Dhyana.

Sampai saat ini para peneliti agama di Taiwan menganggap bahwa  Master Guang Qin telah banyak memberikan sumbangsih pada perkembangan aliran Sukhavati. Master Guang Qin telah menjadi salah satu dari Tiga Tokoh Besar Aliran Sukhavati,  bersama dengan Upasaka Li Bing-nan dan Master Zhu Yun.

Sumber : 

釋廣欽

Kamis, 28 Maret 2013

Mengenal Upasaka Huang Nian-zu





Mengenal Upasaka Huang Nian-zu
sang penulis penjelasan Sutra Usia Tanpa Batas

Upasaka Huang Nian-zu lahir pada tahun 1913, ibundanya adalah seorang praktisi ajaran Buddha. Sejak kecil telah mengikuti ibunda dan paman nya Upasaka Mei Guang-xi  belajar ajaran Buddha.

Ketika perang berkobar semangat beliau untuk melatih diri semakin membara. Dia pernah ber trisarana di bawah bimbingan Master Hsu-Yun. Kemudian beliau juga tertarik dan mulai mempelajari aliran Tantra. Pada tahun 1959 beliau menjadi salah seorang penerus aliran Tantra.

Pada saat beliau berusia 32 tahun peperangan mulai mereda, melalui perantara paman nya Upasaka Mei Guang-xi, dia berguru pada Upasaka senior Xia Lian-ju.
Kemudian Huang Nian-zuresmi menjadi murid dari Upasaka Xia Lian-ju.

Selanjutnya Upasaka Huang Nian-zu mulai menyebarkan ajaran Sukhavati. Pada tahun 1979 beliau memutuskan untuk menyepikan diri selama 2 tahun untuk menulis penjelasan tentang Maha Sutra (Sutra Usia Tanpa Batas). Tahun 1984 hasil karya beliau mulai diedarkan dan tahun 1987 hasil karya beliau beredar sampai ke luar negeri.

Sejak tahun 1980  sesungguhnya beliau telah jatuh sakit, namun Upasaka Huang Nian-zu tetap bertekad menyelesaikan penjelasan dari Maha Sutra dan terus bersemangat menyebarkan ajaran Sukhavati. Sampai pada tahun 1992 beliau meninggal dunia dengan senyuman. Setelah diperabukan muncul banyak sarira.



黃念祖老居士

黃念祖老居士,法號龍尊,亦號心示、樂生,別號老念、不退翁。

  生於一九一三年即癸醜三月初六日。幼早孤,母親梅太夫人篤信佛教。禮敬三寶,淨行超倫,性自純孝。從小異於常兒無嬉戲恣肆之態,而且勇於承擔之責任感,處世中,進退應答無不得體,咸譽其少年老成。常隨侍太夫人聽經聞法,參謁淨宗大德舅舅梅光羲老居士聞習熏陶,志趣超群。有深厚的福德夙根。

二十歲於北京工學院學習時(大學期間,學業成績突出,性格開朗,活潑,擅長排球、滑冰等運動)。第一次讀佛典為《金剛經》,深體無住生心之妙,受大震動,從始至終多次感覺如醍醐灌頂,身心內外清涼潤澤。興起以凡夫心致臻此境唯有念佛或持咒之念,從此對學佛生起大崇敬心。

  二十二歲於開灤煤礦工作,一次夢中遍覽不可得,忽成一片虛空,初開悟。
  抗戰時期,於國難之中,學佛益加精誠,曾皈依當代禪宗大德虛雲老法師,於密宗皈依紅教大德諾那祖師嫡傳弟子蓮花正覺王上師及白教大德貢嘎上師,後於一九五九年繼承蓮花精舍金剛阿黎位,受王上師衣砵及遺囑。

  三十二歲,抗戰勝利後,經梅光羲老居士引薦拜謁禪淨大德夏蓮居大師,深蒙獎掖,成入室弟子,蓮公大師出入於儒佛顯密禪淨各宗,融會貫通,著作宏富,於宗淨要旨,窮深極微,艱苦卓絕,會集《無量壽莊嚴清淨平等覺經》(以下稱大經),黃老親聞大師講解此經,詳作筆記,於禪淨兩宗深得法要,六十年代初撰寫《大經玄義提綱》一冊,呈大師鑒核,深蒙印可,並囑托弘揚大經,命可直抒己見,隨意發揮講解。

  四十歲時,於天津大學任教授,精誠修法讀經。忽一日觸機成偈。呈夏大師鑒覽,肯定真開悟,稱其為唯一心許弟子。呈王上師評鑒,亦確定為開悟無疑。

  文革動亂中,黃老歷經磨煉艱危,而修持無片刻鬆懈,相反癒加勇猛精進,所獲真實利益不可勝記,正如大師懸記唯艱難困苦備嘗之矣,方可成就。數次遇死,均安定持誦,將生死置之度外,完全放下,安然渡過,尤其一次遭遇龍卷風,周圍物件房屋全部掃光,而念師泰然無損,仍直立於原地,獲大進展。

黃老居士素懷傳燈之志,弘揚淨土之願,拯救群生之望,也為報佛恩、師恩,遍觀眾經論,苦心參研、構思醞釀。自一九七九年經二年,閉門謝客,專心注釋大經,於一九八一年完成初稿。一九八二年完成二稿,在嚴重疾病折磨下悲心更切,依然矢志不渝,奮力完成三稿,時為一九八四年、歷時六載,竣稿付印,於一九八七年《大經解》流通於海外。黃老以開佛之見,示佛之見。導群生悟佛之見,入佛之見,契理契機,理喻圓融,深入淺出,文顯義明。使海內外佛子普沾法雨,深獲真實利樂。筆耕著作同時,在中國佛學院及居士林、廣化寺多次弘法或開設淨宗講座,第一批著作除《大經解》外,尚有《淨土資糧》與《谷響集》第二批著作完成有《華嚴念佛三昧論講記》、,尚未完成的有《大經白話解》,計劃撰寫的尚有《淨修捷要報恩談》,《禪淨密三法一味論》與《隨筆》等,惜眾生福薄,均未能實現。

  自一九八年以來,黃老多種疾病纏身,本應多加休養調護,但為弘法大事,將個人完全置之度外,一九九年起為進一步弘法、普被三根,著手撰寫《大經白話解》,經常廢寢忘餐,同時還慈悲接引、隨機設教、終日勞頓,終於一九九二年三月二十七日凌晨,示疾往生,臨終前欲言不能之時,但洒脫一笑,全無牽掛。

  一九九二年四月七日荼毗、遺骨潔白、獲五色堅固子百余粒。廣化寺觀音殿往生堂奉有五色堅固子各一粒供眾瞻仰。海內外弟子爭先引請供奉。

  黃念祖老居士,尊為淨土宗師,他的遺教隨著他的示疾往生,猛然覺醒了大家。從廣化寺舉辦的往生回向法會、京都佛教界四眾弟子雲集八寶山隨喜荼毗法式,觀人們至誠敬仰的心情,遠遠超出儀式所表,大家更加明白了黃老的悲心所示,無常覺照了學修迫切性,很短時間內眾多居士表示專修淨土,以讀誦《大經》為日課,淨修捷要為晚課,持名念佛為方便,加緊地用功修持。廣化寺在歷時三年廣化念佛會的基礎上,明確今後的法會,將以《大經》為主題,兼聽淨土宗經解錄音磁帶,有志帶領在家學眾專弘專修淨土,與有緣者同圓種智,同生極樂。

  按:黃念祖老居士,大悲覺海中流出的《佛說大乘無量壽莊嚴清淨平等覺經白話解》雖尚未全部完稿,但黃老的親眷及法緣近者,念眾心切,將盡快整理奉獻出來。廣化寺倡義,北京近水樓台,大家發心隨喜,就地生根開花,先得法益。





Mengenal Sekilas Upasaka Xia Lian-ju




Mengenal Sekilas Upasaka Xia Lian-ju (1884~1965)
Sang Penghimpun “Sutra Usia Tanpa Batas”

Upasaka Xia Lian-ju merupakan orang Shandong, lahir pada 20 Maret 1884 di Xinjiang, China. Pada masa tuanya, beliau tinggal di Beijing dan wafat pada 14 Desember  1965 dalam usia 82 tahun, tanpa menderita penyakit.

3000 tahun yang lalu, Buddha Sakyamuni membabarkan metode Dharma praktis dan mudah yakni “Sutra Usia Tanpa Batas”, agar para makhluk melafal nama Buddha dan bertekad lahir ke Alam Sukhavati mencapai KeBuddhaan.

Pada masa Dinasti Han Timur sutra ini beredar sampai ke Tiongkok dan kemudian diterjemahkan, ada 12 versi terjemahan dalam bahasa mandarin.

Namun sayangnya setelah masa Dinasti Song dan Yuan, banyak versi terjemahan yang hilang dan hanya tersisa 5 macam saja, tidak hanya hurufnya yang berbeda, namun artinya juga jauh beda, tentunya ini akan membawa kesulitan bagai praktisi yang ingin mempelajarinya.

Akhirnya pada tahun 1932-1935 Upasaka Xia Lian-ju  menghimpun dari 5 macam versi terjemahan dan menghasilkan “Sutra Usia Tanpa Batas” yang terdiri dari 48 bab atau bagian.



居居士 簡介

夏繼泉,字溥齋,號渠園,在日本曾用夏泉,歸國後改名蓮居,取號一翁。山東鄆城人,清季雲南提督謚壯武公夏辛酉長子。公元一八八四年三月二十日(甲申二月二十三日)生於新疆於闐(今改為於田),晚年寓居北京。一九六五年十二月十四日(乙巳十一月二十二日)無疾壽終,享年八十二歲。

三千年前,本師釋迦牟尼佛以廣大慈悲,為令一切眾生,悟入佛之知見這一大事因緣,出現於五濁惡世,行此念佛成佛之難事,得阿耨多羅三藐三菩提,為諸眾生說此易行難信之法,宣講廣大、圓滿、簡易、直捷、方便、究竟、第一希有之難逢法寶——《佛說大乘無量壽莊嚴清淨平等覺經》,令一切眾生但以至心信樂,願生彼國,乃至十念,臨終必蒙阿彌陀佛現前接引,即得往生極樂世界,永離輪迴苦海,作阿惟越致菩薩,圓滿無上菩提。
  
《無量壽經》於東漢便傳到中國,是最早被翻譯成華文的經典之一。之後,諸譯師競相翻譯,總有十二種譯本之多,在中國倍受尊崇。東晉慧遠大師率先在廬山建立蓮社,創立淨土宗,相約一百二十三人,共同依《無量壽經》修行,個個念佛往生淨土。從此淨土宗大興於世。至盛唐時代,有家家彌陀佛,戶戶觀世音之盛況,當時國運昌隆,天下大治。至前清時期,《無量壽經》仍被奉為萬壽殿必讀經典,故得宮廷整肅,朝野相安。可見《無量壽經》不僅為了脫生死之殊勝法門,亦大有功於和諧社會。
  
可惜的是,自宋元之後,部份譯本散失。在十二種譯本中,僅存五種。這五種譯本之中,文字之詳略不盡相同,義理之偏重也頗有差異,不僅初機者仰望多種譯本而畏難卻步,縱然久參飽學之士,亦難遍考各譯而圓解此經要旨!於是一千多年來,寶典塵封於大藏經中,歷代祖師大德多弘揚小本《阿彌陀經》,而受持弘揚大本《無量壽經》者稀少。欲此淨土大經重放光明,須有大德會集諸譯,融成善本,方便持誦流通。

這個本子是在一九三二至一九三五,由受過菩薩戒的佛弟子,山東鄆城縣夏居居士(法名慈濟),根據大藏經中五種原譯本會集而成,全經總共分為四十八品(中國古書分大段為篇、章,佛書稱為品)


Sumber referensi (参考資料) :







Minggu, 24 Maret 2013

Mengenal Sekilas Master Yuan Yin





Mengenal Sekilas Master Yuan Yin

Master Yuan Yin (1910-2002), merupakan penduduk  Kota Wuxi, Provinsi Jiangsu, China, lahir di keluarga berada, dibesarkan dalam lingkungan yang serba berkecukupan. Dikarenakan kondisi keluarga yang dermawan, Master Yuan Yin mengecap pendidikan yang tinggi, di masa mudanya bersekolah di Jepang di bidang ekonomi. Pada tahun 1937  terjadi peperangan antara China dan Jepang, Master Yuan Yin beserta keluarganya mulai melarikan diri menghindari peperangan. Akhirnya pada tahun 1938 Master Yuan Yin meninggalkan kampung halamannya menuju Taiwan.

Sesampainya di Taiwan, Master Yuan Yin bersama adiknya (yang dikemudian hari dikenal sebagai Master Ci-Yin)  membuka bisnis makanan. Karena dalam berbisnis mereka berbudi luhur, sehingga dalam kurun waktu yang tidak sampai 10 tahun, mereka telah mengumpulkan banyak kekayaan. Namun seiring wafatnya sang bunda, mereka mulai menyadari akan ketidakkekalan, kemudian menutup usaha dan mulai belajar ajaran Buddha, menjalankan sila dan bervegetarian. Di tempat yang bernama Zhi-shan-yan mereka menyepikan diri. Pada tahun 1962  Master Yuan Yin (53 tahun) karena ajakan teman, mengikuti kegiatan pelafalan nama Buddha selama 7 hari di Vihara Lian-Yin di Nantou. Setelah kegiatan selesai, Master Yuan Yin beserta adiknya menjadi Bhiksu ditabhiskan oleh Master  Chan-Yun.

Karena begitu menyukai pelatihan diri, Master  Yuan Yin menjalani kehidupan gubuk selama 30 tahun di gunung belakang Vihara Lian-Yin. Kesehariannya beliau melafal nama Buddha, bernamaskara, menyalin sutra, bertekad terlahir ke Alam Sukhavati. Pada tahun 1991 atas undangan umat, Master Yuan Yin mulai memberikan ceramah Dharma. Selain menganjurkan agar bervegetarian dan melindungi makhluk hidup, di setiap kesempatan ceramahnya beliau pasti menasehati agar “ mengamalkan sila sebagai guru, melafal nama Buddha dengan setulusnya”

Pada tanggal 21 Juni 2002 Master Yuan Yin wafat dengan mengetahui terlebih dahulu waktu kepergiannya. Beliau menuju ke Alam Sukhavati dengan tenang di dalam gubuk dalam usia 94 tahun. Demi membalas budi Master Yuan Yin, para umat melafal nama Buddha selama 7 hari siang dan malam. Setelah diperabukan muncul banyak sarira, membuat penjelasan atas kalimat “melafal nama Buddha dengan setulusnya, pasti memperoleh keberhasilan” dengan sempurna. Master Yuan Yin telah meninggalkan teladan yang terbaik bagi kita semuanya.

  

圓因老法師(一九一0── 二00二),江蘇省無錫市人,生於顯貴之家,自幼在富裕的環境中成長。由於家境優渥,因此老法師得以接受高等教育,於青年時期,曾赴日本留學(東京日本大學),專研經濟。民國二十六年,中日戰爭爆發,法師與家人開始逃難的歲月,在漫天烽火中,足跡遍及滇、桂、黔、川各省;三十八年,終究告別了家鄉,輾轉來到臺灣(落腳於臺北林森南路)。 

    來臺之後,圓老與其弟(後來的慈因法師)經營食品業,由於經商有道,因此不到十年光景,便累積可觀的財富。不過,隨著母親的逝世,圓老兄弟二人似乎也省察到人生的無常,遂結束如日中天的事業,發心學佛,持齋茹素,於芝山岩(故宮博物院附近)過著隱居的生活。民國五十一年,老法師(五十三歲)應友人邀請,前往南投水里蓮因寺打佛七。打七圓滿後,因為深感應該摒除萬緣、專志修行,於是便與其弟於懺雲老法師座下落髮出家,展開另一段求道之旅。 

    圓老最為人津津樂道之處,便是他在蓮因寺後山近三十年的「茅蓬」歲月。唯有念佛、拜佛、抄經,心心念念以往生極樂為職志。民國八十年,圓老應大眾乞請,開始弘化、度生的事業,除了積極宣揚護生、素食的觀念外,每當逢遇開示機緣,總勸人「以戒為師,老實念佛」。

老法師於民國九十一年六月二十一日,晚上七時一刻,預知時至,於茅蓬內安詳往生,享年九十四歲。其皈依弟子為報師恩,為老人晝夜念佛七日。荼毘之後,得舍利甚多,為「老實念佛,必得成就」下了圓滿的註解。回顧近代佛門耆老,圓因老法師或許不那麼耀眼、醒目,但他的精進和實修,卻為我們留下了最佳的典範。


Minggu, 03 Februari 2013

Mengenal Sekilas 13 Patriarch Aliran Sukhavati



Mengenal Sekilas 13 Patriarch Aliran Sukhavati

Patriarch ke 1  : Hui-Yuan




Patriarch ke 1  : Hui-Yuan (334-416, AD)
 
Master Hui-yuan hidup pada abad ke 4 di masa dinasti Jin Timur di gunung Lu, Jiang-xi. Sejak kecil dia suka belajar, tidak hanya menguasai ajaran Konfucius bahkan ajaran Taoisme juga dipahaminya dengan jelas. Pada usia 21 tahun dia ditabhiskan oleh Master Dao An dan bertekad untuk menyebarkan ajaran Buddha. Dia mendirikan Vihara Dong-lin di gunung Lu, di mana tempat berkumpulnya 123 orang dan membentuk asosiasi lotus untuk pertama kalinya. Mereka melafal nama Buddha bersama dan bertekad lahir di Alam Sukhavati. Selama 30 tahun menetap di Gunung Lu, beliau menulis tentang metode melafal nama Buddha, kemudian dia dikenal sebagai pendiri aliran Sukhavati di China.


莲宗初祖庐山东林远公大师(334-416, AD)

东晉庐山慧遠大師(HuiYuan)雁門(山西崞县)人,幼年好学,通达六经,精晓儒道。年廿一礼道安大师出家,誓弘佛教,於庐山建东林寺,鑿池种莲。集緇素百二十三人共結莲社,立誓念佛求生西方。居庐山三十年,著书立说倡导念佛法门,为世所崇.乃中国佛教净土宗之创始人.
 




Patriarch ke 2 : Shan-Dao




Patriarch ke 2 : Shan-Dao (AD 613-681)
 
Master Shan-Dao tinggal di Vihara Guang Ming, Chang-an, ibukota China pada abad ke 7 masa Dinasti Tang. Hidup dengan sederhana, menaati sila dengan disiplin. Pada usia yang masih muda telah menjadi Bhiksu, tinggal di Chang-an selama lebih dari 30 tahun, tekun melafal Amituofo, menyebarkan ajaran Sukhavati. Dia menulis penjelasan pada tiga sutra aliran Sukhavati. Dia menyalin kembali Amitabha Sutra sebanyak lebih dari 100.000 gulungan dan menghasilkan lebih dari 300 buah lukisan tentang Sukhavati. Karena sewaktu melafal nama Buddha, dari mulut Master Shan-Dao keluar cahaya terang, maka itu beliau disebut “Bhiksu Cahaya Terang”. Aliran Sukhavati  Jepang menghormatinya sebagai Sesepuh Terkemuka.


莲宗二祖长安光明导公大师(613-681,AD)
 
唐朝长安光明寺善导大师(Shan Dao)山东临淄人,字净业,一生精苦勤笃,严持律仪,丝毫不犯。少年出家,居长安三十余载,精勤念佛,广弘净土。为净土三经注疏,写《阿弥陀经》十万余卷,画<<西方净土圣相>>三百余壁。师因念佛口出光明故,世人尊为"光明和尚"。日本净土宗更奉为高祖。
 



Patriarch ke 3 : Cheng-Yuan



Patriarch ke 3 : Cheng-Yuan (712-802, AD)
 
Master Cheng-Yuan hidup pada masa Dinasti Tang pada abad ke 8 di vihara Gunung Heng di Hunan, China. Setelah menjadi bhiksu, dia berkelana menimba ilmu, bertemu Master Hui Ri yang mengajarinya Samadhi Pelafalan Nama Buddha berdasarkan Maha Sukhavati Vyuha Sutra, bertekad lahir di Alam Sukhavati. Selama tinggal di Gunung Heng, dia memantapkan diri di dalam ajaran Sukhavati, hidup sederhana dan melatih diri dengan disiplin. Membangun Vihara Amitabha, melatih pratyutpanna-samādhi pelafalan nama Buddha,  mengajari puluhan ribu insan, akhirnya Kaisar Tang Dai-zong memberinya gelar Vihara Pratyutpanna.




莲宗三祖南岳般舟远公大师(712-802, AD)
 
唐朝南岳承远大师(ChengYuan)汉州(今四川锦竹县)人。出家之后曾四处游访参学,慧日三藏教之依<<无量寿经>>修念佛三昧,乃笃志净土.居南岳衡山(今湖南省)设净土教法,生活检朴,刻苦办道。建弥陀寺(今祝圣寺),修持<般舟三昧念佛>法门,受其教者万计,后被唐代宗恭称为<般舟道场>.

 




Patriarch ke 4 : Fa-Zhao




Patriarch ke 4 : Fa-Zhao

Master Fa-Zhao hidup pada masa Dinasti Tang pada abad ke 9. Beliau juga bergelar “Master Lima Lantunan”. Menjadi bhiksu pada usia muda, mengkagumi ajaran Master Hui Yuan dari Vihara Dong-lin, segenap hati melafal nama Buddha. Dalam samadhinya, memperoleh bimbingan langsung dari Patriarch Kedua. Dia tekun melatih diri di Vihara  Yun-feng di Hunan.

 Suatu hari dia melihat di dalam mangkok patranya ada pemandangan Gunung Wu Tai, lalu dia berkunjung ke sana. Kemudian dia bertemu dengan Bodhisattva Manjusri, yang membabarkan ajaran Sukhavati padanya.

Pada tahun ke 4 masa pemerintahan Kaisar Da Li, Master Fa-Zhao mulai membangun “Vihara Lima Lantunan Lafalan Nama Buddha”.  Seluruh lapisan masyarakat memberikan sambutan yang hangat. Akhirnya berdirilah Vihara Zhu-lin  di Gunung Wu Tai untuk menyebarkan ajaran Sukhavati.

Kaisar Tang Dai-zong jadi terkesan pada “Lima Lantunan Lafalan Nama Buddha”, lalu mengundang Master Fa-Zhao ke istana dan mengangkatnya menjadi Guru Kerajaan untuk mengajari “Lima Lantunan Lafalan Nama Buddha”, karena itu beliau juga digelar “Master Lima Lantunan”.

 



莲宗四祖五台竹林照公大师(生卒年籍贯皆不祥)
 
唐朝五台法照大师又称五会法师(Fa Zhao),少年为僧,仰慕东林远公遗教,至心念佛,定中得见二祖授 真传.居衡洲云峰寺精勤修行。于钵内见五台圣境,后诣五台,亲见文殊,为说念佛法门。大历四年,于湖东寺开设<五会念佛>道场,从宫廷至蔗民感应殊胜。遂于五台山建竹林寺广弘净土法门,唐代宗于京城感应师于五台念佛之声,礼请入宫尊称为国师,教导五会念佛法,故又称五会法师".
 



Patriarch ke 5 : Shao Kang




Patriarch ke 5 : Shao Kang ( 770-805, AD)
 
Master Shao Kang hidup pada abad ke 9 masa Dinasti Tang di Zhe-jiang, China. Menjadi bhiksu pada usia muda, mempelajari sutra ajaran Sukhavati, dan berkonsentrasi pada metode melafal nama Buddha. Pernah demi menyebarkan ajaran, dia membagikan uang kepada anak-anak agar mau melafal nama Buddha, agar seluruh lapisan masyarakat mau melafal nama Buddha. Ketika Master Shao Kang melafal nama Buddha, dari mulutnya terpancar cahaya dan dalam cahaya terdapat rupang Buddha Amitabha. Akhirnya dia mendirikan vihara aliran Sukhavati di Gunung Hei-long di Lu-zhou. sebagai tempat umat berkumpul untuk melafal nama Buddha dan menyebarkanluaskan ajaran Sukhavati.
  
莲宗五祖新定乌龙康公大师(770-805, AD)
 
唐朝新定少康大师(Shao Kang)缙云(浙江)人。少年出家,博通经论,志心净土,专修念佛。曾为方便施教故,将乞食钱散诱小儿念佛,接引群生信受念佛法门。师念佛时,口出光明现阿弥陀佛像。后于睦州乌龙山建净土道场,集众念佛,大弘净土。
 




Patriarch ke 6 : Yan-Shou




Patriarch ke 6 : Yan-Shou (904-975, AD)
 
Master Yan-Shou hidup pada abad ke 10 masa Dinasti Song di Vihara Yong-ming di Hang-zhou, China. Sebelum menjadi bhiksu, dia adalah seorang jenderal, suka melakukan kebajikan dan berdana, tidak membunuh dan melepaskan makhluk hidup. Ketika baru ditabhiskan beliau diangkat menjadi sesepuh ketiga sekte Dharma-Eye dari aliran Chan. Namun akhirnya beliau beralih ke Aliran Sukhavati dan tekun melafal nama Buddha, Setiap hari dia menetapkan 108 jenis pelajaran yang harus dilaksanakannya, sehari harus melafal puluhan ribu nama Buddha, menggabungkan metode melatih diri aliran Sukhavati dan aliran Chan, dengan ajaran Sukhavati sebagai inti dan ajaran Chan sebagai kedisiplinan.
 

莲宗六祖杭州永明寿公大师(904-975,AD)
 
宋朝杭州慧日山永明寺延寿大师(Yan Shou)浙江坑县人又名智觉禅师,将军出身,行善好施,戒杀放生.初 出家本为禅门法眼宗第三代祖,后归心净土,精进念佛,每日订功课一百零八种,日持佛号数万,作四料简提倡禅净双修。着有《宗镜录》百卷及《万善同归集》等传世.

 




Patriarch ke 7 : Sheng-Chang





Patriarch ke 7 : Sheng-Chang (959-1020, AD)
 
Master Xing Chang hidup pada masa Dinasti Song pada abad ke 11, merupakan penduduk provinsi Zhe-jiang, China. Semasa menjadi umat awam namanya Zao Wei. Ketika usianya masih kecil, dia telah menjadi bhiksu, tekun melatih diri, disiplin dalam menjalankan sila, menguasai Sraddhotpada Sastra, juga melatih metode Samatha Vipasyana seperti yang diajarkan aliran Tian Tai. Selama menetap di Vihara Zhāo-qìng, Hang-zhou, beliau mengukir rupang Buddha, meneteskan darahnya sendiri untuk menyalin Avatasamka Sutra dan sebagainya. Dia berhasil menciptakan suasana keagamaan di kalangan masyarakat, setiap insan berminat melatih diri mencari pencerahan, mengadakan kebaktian bersama, sehingga ajaran Sukhavati berkembang pesat pada masa itu.


莲宗七祖杭州昭庆常公大师(959-1020,AD)
 
宋朝杭州省常大师(Xing Chang)浙江人,字造微,童真入道,精进修持,戒行严谨,通《大乘起信论》, 修天台止观.住杭州西湖昭庆寺,雕刻佛像,刺血书写《华严经》等。结净行社,率众共修,遂使念佛求生净土蔚然成风.

 



Patriarch ke 8 : Lian-Chi




Patriarch ke 8 : Lian-Chi (1532-1612, AD)
 
Master Lian Chi hidup pada masa Dinasti Ming di abad ke 17 di Vihara Yún qī  di Hang-zhou, China. Di usia 17 tahun dia telah mendapatkan gelar sarjana, terkenal baik pendidikan maupun budi pekertinya. Setelah menjadi bhiksu, beliau memusatkan diri dalam mempelajari ajaran Buddha. Untuk memadukan ajaran Sukhavati dan ajaran Chan, beliau menulis buku penjelasan tentang Sutra Amitabha dengan prinsip aliran Chan. Beliau juga menerapkan upacara kebaktian untuk meringankan penderitaan para makhluk di alam samsara. Master Lian Chi menempati urutan pertama dari 4 bhiksu agung pada masa Dinasti Ming.


莲宗八祖杭州云栖宏公大师(1532-1612, AD)
 
明朝杭州云栖寺祩宏大师(Zhu Hong)杭州人,号莲池(Lian Chi)亦称云栖大师。年十七岁中秀才,以学问德行著称。出家后博学经教,融通禅净二宗,以禅理疏《弥陀经》。制定水陆仪文,瑜伽焰口法,以济幽冥之苦.著作甚丰,<<云栖法汇>>刊行于世,为明朝四大高僧之一。




Patriarch ke 9 : Ou Yi





Patriarch ke 9 : Zhi-Xu (1598-1655 AD)
 
Master Zhi-Xu hidup pada masa Dinasti Qing pada abad ke 17 di provinsi Jiang-su, China. Nama lainnya adalah Master Ou-Yi. Pada usia belia, dia merupakan penganut konfucius yang anti ajaran Buddha. Tetapi ketika menginjak usia 17 tahun dia menjadi tercerahkan saat membaca karya tulis Master Lian-Chi. Dia bertekad memperbaiki sikapnya, menjadi bhiksu dan menyebarkan ajaran Buddha, menyerukan perpaduan ajaran Konfucius, Buddha dan Taoisme. Beliau juga menyatukan tiga sekte ke dalam aliran Sukhavati, di mana pada saat itu perpaduan ini menimbulkan doktrin baru yang dinamakan doktrin Ling-feng. Hasil karya tulis Master Ou Yi menjadi referensi penting dalam Aliran Sukhavati.


莲宗九祖北天目灵峰旭公大师(1598-1655, AD)
 
清朝灵峰智旭大师(Zhi Xu)吴县(江苏)木渎人,即澫益大师,自号八不道人.初时受学儒家作《辟佛 论》数篇.十七岁阅读莲池大师《竹窗随笔》始悟,隋即痛改前非,出家后博学诸宗教义,主张儒释道三教一致,统禅教律三学为一,而归净土,谓"灵峰派"学说。著有《灵峰宗论》、《净土十要》等注释和论著共六十余种其中《澫益大师净土集》为其净土教法之专著。


 



Patriarch ke 10 : Xing-Ce




Patriarch ke 10 : Xing-Ce (1627-1682, AD)
 
Master Xing-Ce, nama lainnya adalah Jie Liu, hidup pada masa Dinasti Qing pada abad ke 17 di provinsi Jiang-su, China. Pada usia 23 tahun menjadi bhiksu, tekun melatih samadhi aliran Chan selama 5 tahun, sehingga menyadari akan intisari dari semua Dharma. Kemudian dia menyebarkan ajaran Sukhavati di  provinsi  Jiang-su dan Zhe-jiang, sehingga ajaran Sukhavati berkembang dengan pesat. Membangun kembali asosiasi lotus, mengumpulkan umat untuk melafal nama Buddha selama 7 hari, yang di kemudian hari menjadi tradisi yang populer disebut “Fo Qi”.  Master Xing-Ce menghasilkan banyak karya tulis untuk aliran Sukhavati.


莲宗十祖虞山普仁策公大师(1627-1682, AD)
 
清朝常熟虞山普仁寺行策大师(Xing Ce)江苏宜兴人,字截流.二十三岁出家,参习禅定,精进不懈历 时五载,因而顿悟诸法要义。后于江浙一带专弘净土,大阐净宗。复兴莲社,倡导集众七日念佛共修,乃为"佛七"之开始.撰《莲藏集》,《净土警语》、《劝发真信文》等书行世。

 



Patriarch ke 11 :  Shi-Xian


Patriarch ke 11 :  Shi-Xian (1686 – 1734, AD)


Master Shi Xian, nama lainnya adalah Xing An, hidup pada masa Dinasti Qing abad ke 17 di Hang-zhou, China. Pada usia 15 tahun menjadi bhiksu, tekun melatih diri, berpengetahuan luas, dia menguasai ajaran berbagai sekte misalnya Chan, Tian-Tai, Śūnyāta, Yogacara, dan sebagainya. Telah 5 kali dia menyalakan api di jarinya sebagai persembahan kepada pagoda relik Buddha di Vihara Raja Asoka dan mengikrarkan 48 tekad agung, sehingga relik tersebut  memancarkan cahaya. Di masa tuanya, beliau menetap di Vihara Fan-tian, mengumpulkan umat untuk melafal nama Buddha, melatih diri dengan ajaran Sukhavati, salah satu karya tulisnya yang populer adalah “kisah tentang insan-insan yang terlahir di Alam Sukhavati”.


莲宗十一祖:杭州梵天贤公大师(1686-1734, AD)
 
清朝杭州梵天禅寺实贤大师(Shi Xian)江苏常熟人,号省庵,字思齐。十五岁出家,修行用功,广学多 闻.禅、教、性、相,无不精通。曾于阿育王寺佛陀舍利塔前,先后五次燃指供养,发四十八大愿,感得舍利放光。晚年居杭州梵天寺,结社念佛,专修净土,著有《往生传》、《劝发菩提心文》等行世.





Patriarch ke 12 – Che Wu




Patriarch ke 12 – Ji-Xing (1741-1810, AD)
 
Master Ji-Xing juga bernama Chè-wù, hidup pada abad ke 18 pada masa Dinasti Qing, pada masa berkuasanya Kaisar Qian Long. Master  Chè-wù menguasai ajaran aliran Chan dan Tian Tai, namun akhirnya dia beralih memusatkan perhatian pada ajaran Sukhavati. Membimbing umat untuk mengadakan kebaktian melafal nama Buddha, menyebarkan ajaran Sukhavati secara meluas. Di masa tua nya, beliau menetap di Gunung Hóng luó, umat silih berganti datang berkunjung meminta bimbingannya, akhirnya dibangunlah Vihara aliran Sukhavati.

 
蓮宗十二祖﹕紅螺資福醒公大師(1741-1810,AD)
 
清朝紅螺際醒大師(JiXing)字徹悟,號訥堂,乾隆時人,既通達禪宗又通達教理,而後卻獨獨歸心極樂淨土。率眾精修,蓮風遠播。晚居紅螺山,歸者愈眾,遂成淨宗道場。

 



Patriarch ke 13 : Yin-Guang

Patriarch ke 13 : Yin-Guang (1861-1941, AD)
 
Master Yin Guang hidup pada masa akhir Dinasti Qing abad ke 18 di Su-zhou, provinsi Jiang-su, China. Master Yin Guang juga mendapat sebutan sebagai bhiksu yang selalu merasa malu pada diri sendiri. Ketika usianya masih kecil Master Yin Guang belajar ajaran Konfucius bersama abangnya. Menjadi bhiksu pada usia 21 tahun. Beliau mempelajari ajaran berbagai sekte namun menitikberatkan pada ajaran Sukhavati. Beliau membangun kembali vihara Ling yan shan di Jiang-su, mengajarkan umat tentang hukum karma, membangkitkan tekad lahir  ke Alam Sukhavati.

Di Jiang-su ini pula Master Yin Guang mendirikan Hong hua she, yakni lembaga yang mencetak dan menyebarkan sutra secara gratis, menjalin jodoh baik secara meluas. Ketika usianya telah lanjut, Master Yin Guang menetap di Vihara Ling yan shan, mengubah vihara tersebut menjadi vihara yang hanya mempelajari ajaran Sukhavati. Master Yin Guang menghasilkan banyak karya tulis.


莲宗十三祖﹕苏州灵岩量公大师(1861-1941, AD)
 
民国苏州圣量大师(Sheng Liang)陕西合阳人,即印光大师,别号常惭愧僧。年幼时随兄长读儒家书 籍,二十一岁出家。博通经藏及各宗教法,但力倡念佛。复建天台宗江苏灵岩山寺,教人以伦常因果为基础,念佛生西为归宿。在苏州创办弘化社,印经布施,广结善缘.晚居灵岩山寺,改成净土专修道场.著《印光大师文钞》《印光大师全集》等行世.



Sumber Referensi : Highlights of the 13 Pure Land Patriarchs